Rabu, 03 Agustus 2016

Secercah Harapan Mengais Rejeki Di Lokasi MTQ Nasional NTB



 
Even Musabaqah Tilawatil Qur’an(MTQ) Nusantara yang ke-26 ini sangat di sambut antusias oleh segenap masyarakat NTB, berduyun-duyun mereka rela meninggalkan kampung halaman demi ingin menikmati kebarokahan dari kegiatan MTQ Nasional ini.


Sebagian masyarakat melihat dengan adanya kegiatan MTQ ini sebagai ladang untuk mengais rejeki demi memenuhi kebutuhan sanak keluarganya. Sehingga di arena pusat lokasi kegiatan lomba di Islamic Center (IC) NTB banyak terlihat para pedagang baik para pedagang lokal maupun pedagang dari daerah lain.

Pedagang lokal yang berasal dari sekitar Islamic Center(IC) kelurahan Dasan Agung terlihat banyak menjual jajanan seperti Martabak, terang bulan, molen, putu, bolang-baling dan lain sebagainya.
Sedangkan pedagang dari luar daerah menjual jajanan berupa ciri khas daerah masing-masing seperti kerak telor khas betawi dan lain sebagainya.

Di area lomba Tilawatil Qur’an tingkat dewasa juga terdapat para pedagang keliling seperti penjual kacang, minuman, nasi dan lain sebagainya yang berkeliling ditengah lapangan maupun tribun penonton menawarkan dagangan.

Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri ditengah acara lomba MTQ Nasional ini dan animo masyarakat yang membeli juga terlihat sangat besar sehingga terkesan saling menguntungkan antara penonton dan pedagang.

Bila ada yang melihat dan beranggapan kalau pedagang keliling di tengah arena lomba terkesan kampungan, kayak mereka mesti melihat diri sendiri di cermin dan mesti bersikap bijak. Kegiatan lomba ini milik rakyat banyak bukan milik kelompok masyarakat yang merasa kaya.

Kegiatan lomba MTQ ini milik kita bersama khususnya warga Nusa Tenggara Barat dan Rakyat Indonesia pada umumnya. Sehingga kita sebagai warga mesti bersikap bijak dan memaklumi bagimana sikap masyarakat yang lain.

Dan yang lebih penting kita sebagai warga NTB hendaknya bersatu mensukseskan lomba MTQ Nasional hingga akhir dan memberikan kesan positif terhadapa warga masyarakat yang berasal dari luar  NTB.

Dasan Agung, 20160803 07:00  WITA (Alfuad Gapuki)








Tidak ada komentar:

Posting Komentar