Selasa, 14 Juli 2015

Selamat Tinggal Ramadhan Selamat Tinggal Sholat Berjamaah Di Masjid



Sejak malam pertama Ramadhan tahun ini terasa ada yang luar biasa terjadi terhadap diri seorang muslim yaitu timbulnya gairah atau semangat untuk selalu mendekatkan diri dalam beribadah kepada Alloh SWT dan memperbanyak shodaqah di bulan Ramadhan yang mulia ini.


Perubahan dratis itu membawa efek di segala lini kehidupan yang salah satunya adalah bertambahnya jamaah sholat wajib maupun sholat taraweh di masjid pada bulan Ramadhan ini. Malam pertama semua masjid penuh dengan para jamaah yang melaksanakan sholat wajib maupun sholat sunnat secara berjamaah, seakan-akan ada acara launching/peluncuran sebuah produk baru yang akan siap dipasarkan kepada konsumen.

Bergantinya malam ramadhan ikut pula mempengaruhi perubahan formasi para jamaah yang menghadiri sholat berjamaah dimasjid hal ini ikut pula membuat  berkurangnya shaf sholat sehingga shaf sholatpun semakin maju merapat dengan posisi sang imam.

Mendekati detik-detik terakhir bulan Ramadhan jamaah sholat malah bisa dihitung dengan jari dan ada salah seorang jamaah yang nyeletuk “lo..koq jamaahnya sekarang para pemain lama, pemain baru pada kemana?” jamaah yang lain ikut juga berkomentar “jamaah baru dah pindah tempat, sekarang merekap pada berjamaah di pertokoan membeli baju dan sembako”.

Tiap tahun begini terus alur cerita kehidupan di bulan Ramadhan ini namun banyak masyarakat yang tidak menyadarinya, mereka hanyut mengikuti tradisi turun temurun semenjak dia masih kecil hingga tua sekarang ini. Kapan mereka pada sadar padahal usia mereka semakin bertambah tua atau mereka mungkin menunggu malaikat pencabut nyawa yang datang baru bisa sadar??

Beruntunglah orang-orang yang tersadar dan segera memperbaiki dirinya dan keluarga untuk lebih mendekatkan diri kepada Alloh Subhanahuu wata’ala. Dasan Agung, 20150714  15:30 WITA  (Alfuad Gapuki)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar