Senin, 16 Mei 2016

Tadabur Alam Jamaah Musholla Al Mukminah Lendang Bajur Ke Gili Gede Sekotong



Sudah menjadi program tahunan setiap mendekati bulan Ramadhan Jamaah Al Mukminah Lendang Bajur Gunung Sari Lombok Barat mengadakan Tadabur Alam ke tempat lokasi yang dianggap indah dan nyaman di area pulau Lombok.


Untuk tahun yang ke empat sejak mulai diadakan pengajian pada hari Senin, 17 April 2012 dengan pengasuh Ust. Haji Abdul Wahid, M.Si., sudah empat kali pula dilaksanakan Tadabur Alam mulai dari tahun pertama ke Pantai Malimbu, tahun kedua ke liling lombok hingga masjid tua bayan, tahun ketiga ke benang stukel dan benang kelambu dan untuk tahun keempat ini ke Gili Gede Sekotong Lombok Barat(Ahad,17/5/2016).

Program tahunan ini melibatkan seluruh jamaah Musholla Al Mukminah dan keluarga besar TGH. Sakaki Umar Kapek. Seluruh biaya, transportasi dan konsumsi di tanggung bersama oleh jamaah dengan masing-masing mengeluarkan Rp. 75.000,-, kalau ada jamaah yang tidak ikut tapi sudah mengeluarkan biaya maka sesuai kepetusan bersama uang tersebut tidak boleh diambil kembali.hehe


Perjalanan ke Gili Gede ini kalau berangkat dari Gunung Sari ke Kota Mataram kemudian menuju ke selatan melewati  Gerung terus ke Lembar. Di pertigaan lembar belok kiri ke timur melewati jurang andus sampai ke Pom Bensin Sekotong Barat Kabupaten Lombok Barat kalau mau lebih dekat dengan Gili Gede.

Sampai dipinggir pantai, kami sudah disambut oleh adik ipar saudar bashir yang sekaligus sebagai juru mudi boat dan guide dalam perjalanan mengelilingi Gili Gede. Sesampai di Gili Gede para jamaah turun dari boat kemudian istirahat di rumah adinya bashir hingga waktu sholat dhuhur. Setelah selesai sholat duhur di masjid kamipun dihidangkan makanan pembuka sekaligus makan siang berupa ikan bakar ala Kapeki(karena yang juru masaknya dari dusun Kapek sendiri.hehe).

pada makan siang kali ini sungguh sangat berbeda kalau kita makan dirumah sendiri karena ikan bakar ini aromanya sangat segar sehingga sungguh nikmat kami makan bersama dan sampai ada yang makan sambil keringatnya keluar sederas air hujan yang menyambut selesainya waktu makan kami. Hiks hiks

hujan deras yang keluar setelah selesai makanpun kami pergunakan bersama untuk mandi di pantai di Gili Gede hingga ketengah pantai karena pada waktu siang hari air pantai biasanya lagi surut. Dan ternyata di pantai Gili Gede ini banyak sekali bintang launtnya yang beraneka warna yang bisa diambil seperti memungut kerikil dipinggir kali.

Setelah puas mandi di pantai kami pun istrihat sebentar mengumpulkan tenaga dan kemudian dilanjutkan perjalanan menunju ke Gili Rengit. Di Gili Rengit ini kami melaksanakan sholat Ashar di atas anjungan pelabuhan tersebut. Setelah selesai sholat kami melaksanakan mandi kembali dipinggir pantai dan mancing ikan bagi yang bisa mancing.

Barulah setelah puas berfoto bersama di Gili Rengit kamipun melanjutkan perjalanan mengelilingi Gili Gede. Dalam perjalanan ini sungguh kami berdecak kagum akan keindahan Gili Gede ini. Panora alami terlihat nyata dan indah dipandang apalagi ditambah dengan para penghuni gili yang berkelompok membuat komunitas sendiri ditambah dengan  masjid yang berdiri megah dipinggir pantai. Sungguh keindahan ciptaan Alloh yang tiada bandingnya dan kamipun hanya bisa mengucap “Maasyaa Alloh”.

Semoga perjalanan jamaah Musholla Al Mukminah kali ini bisa membuat refresh pikiran dan jiwa kami dalam menyambur bulan suci Ramadhan ini. Aamiin.


Dasan Agung, 20160516  15:45 WITA (Alfuad Gapuki)
foto yang lain bisa dilihat di addinulqayyim.blogspot.co.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar