Jumat, 19 Februari 2016

Wajah Lugu Tanpa Dosa Siswa, Guru dan karyawan Yang Terlambat Masuk Sekolah



 Sudah dari dulu SMKN 3 Mataram merupakan sekolah kejuruan yang tertua dan terbesar di Nusa Tenggara Barat dan sudah sepantasnya menjadi sekolah model yang bisa memberikan contoh kepada sekolah kejuruan lain baik dalam bidang penerapan kedisiplinan, prestasi maupun karya teknologi dari siswa dan guru.


Seharusnya memang demikian dan itulah harapan dari keluarga besar SMKN 3 Mataram dari dulu. Harapan tinggal harapan yang terpendam saat sendirian, disuarakan kembali bila bertemu dengan teman lama, sirna manakala telah berpisah dan membara kembali bila melihat keadaan yang sebenarnya yang tidak sesuai dengan harapan.

Harapan itu kini sedikit demi sedikit akan menjadi kenyataan dan akan tetap terlaksana manakala keluarga besar SMKN 3 Mataram yang peduli akan kemajuan sekolah bersatu padu mendukung program sekolah saat ini yang dimulai dengan peraturan pendisiplinan siswa, guru dan karyawan  untuk masuk sekolah tepat waktu sesuai jam yang sudah ditentukan dan bila terlambat maka pintu gerbang depan akan ditutup dan akan dibuka kembali jam 09.00 WITA.

Peraturan pendisiplinan siswa, guru dan karyawan ini memang pada tahun kemarin sudah dicoba untuk diterapkan namun peraturan tersebut seperti anget-anget tai ayam dan tidak konsisten diterapkan padahal waktu itu sudah ada secercah harapan dari para siswa, guru, karyawan dan alumni akan bangkitnya kembali SMKN 3 Mataram dalam segala bidang.

Akibat dari tidak konsisten dalam menerapkan peraturan   maka tiap hari terlihat para siswa, guru dan karyawan tanpa dosa datang kesekolah walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 08:00 WITA. Apalagi tiap pagi terlihat siswa SMKN 3 Mataram yang bergerombolan di dekat SMKN 4 Mataram, sekitar IAIN Mataram, sekitara Unram lama dan ditempat lainnya yang tetap bergerombolan duduk santai sambil melihat para siswa sekolah lain yang lari tergesa-gesa karena takut terlambat masuk sekolah.

Miris memang melihat keadaan seperti itu dan bikin nyesak hati kalau dibiarkan terus menerus dan harus ada perubahan. Dan kini perubahan itu mulai terlihat dan tinggal menunggu kekonsistenan pihak sekolah dan keluarga besar SMKN 3 Mataram dalam menerapkan peraturan tersebut.

Abaikan kalau ada suara aneh yang samar-samar mau mengganggu dan merusak program pendisiplinan siswa, guru dan karyawan ini dan mari kita bersatu padu kuatkan barisan mendukung program sekolah ini dan kita mesti mengkritisi bila peraturan ini tidak dilaksanakan dengan konsisten. Siswa, guru dan karyawan berhak protes terhadap peraturan ini bila ada oknum yang sengaja akan merusak maupun mengganggu penerapan peraturan ini atau ada yang diskriminasi dalam menerapkan peraturan ini.

Kalau bukan sekarang kita terapkan peraturan disiplin masuk sekolah ini kapan lagi? Kalau bukan kita siapa lagi? SMKN 3 MATARAM BISA !
 Dasan Agung, 20160219 04.00 WITA  (Alfuad Gapuki)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar