Kamis, 23 Januari 2014

Gubernur NTB Sholat Shubuh di Masjid Gapuk Dasan Agung


 
Sebuah surprise besar  yang tak ternilai harganyai yang di alami oleh jamaah shubuh Masjid At Takrim Gapuk  pagi tadi, betapa tidak disangka-sangka seorang Gubernur NTB  Dr.TGH.Muhammad Zainul Majdi  datang bersama istri tercinta untuk sholah shubuh.  Dalam sejarah Gapuk, Kejadian ini hanya baru terjadi dan dialami langsung oleh masyarakat Gapuk tentang seorang gubernur pemimpin NTB yang tiba-tiba datang dan tidak disangka kehadirannya oleh jamaah.


Ketika penulis datang di masjid untuk sholat shubuh, dari luar terlihat ada seorang muda yang menggunakan gamis warna abu-abu dan peci putih serta surban berwarna abu melaksanakan sholat sunnat shubuh dengan sangat khusuk dan terlihat lambat bila dibandingkan dengan pelaksanaan sholat sunnat yang dilakukan oleh jamaah yang lain.

Dalam hati terbersit pertanyaa, siapa itu yang sholat sunnat begitu lambatnya dan beda dengan jamaah lain. Biasanya kalau sholat shubuh berjamaah di masjid Gapuk, kalau sudah mulai dibacakan amal-amalan oleh Mua’dzin sebanyak tiga kali, mu’adzin akan langsung Iqomat  sebagai tanda akan dimulainya sholat shubuh. Tapi  pada sholat shubuh tadi ada yang berbeda begitu selesai dibacakan amal-amalan, mu’adzin dan jamaah yang lain lumayan lama menunggu seorang yang sholat sunnat shubuh tadi.

Setelah iqomat dibacakan dan jamaah pada berdiri untuk membuat shaf, terlihat ada yang mulai menyalami dan mencium tangan orang yang selesai melaksanakan sholat sunnat shubuh tadi, kemudian di ikuti oleh jamaah yang lain. Penulis bertanya kepada Ust. Wahab “siapa sih itu?” ust Wahab menjawab “ itu pak Gubernur”.  Antara percaya dan tidak, masak Pak Gubernur sholat shubuh di Masjid Gapuk?,  wong bapak wali kota Mataram saja yang rumahnya dekat dan berada di lingkungan Perigi saja tidak pernah terlihat melaksanakan sholat shubuh di masjid Gapuk tapi ini gubernur NTB koq bisa sholat shubuh di Masjid Gapuk. Ada apa ini? Ini mungkin suatu rahasia Illahi dan di alami langsung oleh jamaah shubuh tadi pagi.

Setelah di perhatikan secara teliti dan seksama,  ciri-cirinya memang sangat mirip dengan Sang Gubernur, dia terlihat muda dan mirip dengan Almarhum maulana syekh TGH. Abdul Madjid dan yang menambah keyakinan juga adalah orangnya menggunakan kaca mata.

Sudah tahu kalau gubernur datang, jamaah langsung mempersilahkan pak Gubernur sebagai imam sholat shubuh dan dalam sholat shubuh tadi, beliau membaca ayat Al Qur’an lumayan panjang  yang mungkin jamaah yang lainnya tidak hapal.  Harap maklum, karena gubernur NTB ini seorang Hafiz yang hapal Al Qur’an maka bagi beliau sangat mudah membaca ayat Al Qur’an sesuai dengan yang di inginkan dan bagi kita yang tidak hapal hanya cukup mendengarkan dan menyimak saja apa yang beliau baca.

Dan ketika sholat shubuh tadi beliau juga melaksanakan qunut sebagaimana yang dilakukan oleh jamaah yang lainnya. Setelah selesai sholat, beliau memimpin dzikir dan mengajak jamaah yang lain untuk membaca doa sendiri-sendiri setelah beliau memimpin membacakan alfatihah .

Selesai sholat dan do’a secara sendiri-sendiri, kemudian beliau memberikan tausyiah kepada jamaah sholat shubut. Dalam tausyiahnya beliau membahas tentang fenomena yang terjadi  akhir-akhir ini berupa banjir  dan meletunya gunung  yang terjadi di daerah lain. Dan ada beberapa point dari tausyiah tadi yang dapat penulis ingat, diantaranya:
1.bencana  yang terjadi akhir-akhir ini seperti banjir, perlu di sikapi dengan menggunakan akal dan iman. Dan salah satu cara menggunakan akal adalah dengan cara membersihkan sungai dan got agar aliran sungai menjadi lancar dan bila menggunakan iman, kita mesti dekat dan rajin ibadah kepada Alloh SWT.
2.sering-seringlah memberikan nasihat kepada sesama karena agama itu adalah nasihat bagi orang yang berakal.
3.dalam meberikan nasihat harus dengan lembut dan tetap menjaga sopan santun agar tetap terjalin ukhuwan antar sesama.
4.siapapun yang menasihati kita bila itu baik maka hendaklah kita terima dengan  lapang dada.

Itulah point yang penulis ingat dari tausyiah Gubernur NTB  Dr.TGH.Muhammad Zainul Majdi  pada sholat shubuh  tadi. Penyampaian tausyiahnya sangat menyejukkan hati dan enak didengar oleh semua kalangan.

Selesai tausyiah kemudian dilanjutkan dengan salam-salaman baik kepada jamaah yang laki-laki maupun kepada jamaah yang perempuan. Pada jamaah perempuan tadi terlihat istri pak gubernur menggunakan mukena warna merah muda sedang mengobrol dengan jamaah yang perempuan. Terlihat biasa-biasa saja dan tidak ada jarak sama sekali dengan jamaah yang lain.

Gubernur NTB yang seperti inilah yang cocok dijadikan contoh bagi generasi muda di Nusa Tenggara Barat pada umumnya dan generasi muda Gapuk pada khususnya. Memang manusia tidak ada yang sempurna di dunia ini, demikian juga dengan gubernur kita ini pasti ada kekurangan dan kesalahan yang dimata orang lain dianggap sebagai suatu hal yang negatif, tapi kalau kita gunakan standar baku dan kemudian kita lakukan perhitungan manakah yang lebih banyak dan bermanfaat yang beliau lakukan buat masyarakat NTB dibandingkan dengan kekurangannya? Kalau orang yang waras dan meneliti secara objektif maka mereka akan mengambil kesimpulan kalau kebaikan dan manfaat yang Gubernur lakukan selama ini  lebih banyak manfaatnya bagi masyarakt NTB.

Sebagai masyarakat NTB kita patut bangga memiliki seorang gubernur yang rendah hati, cucu  seorang waliyulloh terkenal di Lombok, bergelar Doktor, hafiz Al Qur’an dan gubernur termuda di Indonesia dan  Sangat langka seorang pemimpin yang seperti beliau.

 Semoga dengan kedatangan beliau yang membuat surprise jamaah masjid Gapuk ini bisa menjadi motivasi bagi kita untuk selalu rajin sholat berjamaah di masjid tercinta dan semoga Lingkungan Gapuk selalu disinari dengan cahaya Islam hingga akhir jaman nanti. Aamiin..(Alfuad Gapuki)















2 komentar: